Kampus UNISMAR Fakultas Psikologi, Menggelar Seminar Edukasi Kesehatan Mental Remaja SMKS Miftahul Ulum Muncar Sekaligus MoU

BANYUWANGI — Masalah kesehatan mental kini bukan lagi isu sampingan, melainkan pondasi utama dalam keberhasilan pendidikan remaja. Menyadari hal tersebut, SMKS Miftahul Ulum Muncar menggelar Seminar Edukasi Kesehatan Mental Remaja pada hari ini, Rabu (11/02/26), dengan menghadirkan pakar dari akademisi dan praktisi psikologi.

Acara ini terselenggara atas kolaborasi erat antara pihak sekolah dengan Fakultas Psikologi Universitas Dr. Sumarno (Unismar) Banyuwangi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Bapak Mar Syahid, S.Sos.I., M.Si. selaku Wakil Rektor 1 Unismar, dan Bapak Wisnu Utomo, M.Pd. selaku Ketua LPPM Unismar.

Dalam sambutannya, Bapak Mar Syahid menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi masyarakat, terutama remaja yang sedang dalam masa transisi. Acara ini sebagai ikhtiar untuk memberikan pengetahuan tentang kesehatan mental remaja agar bisa menjadi orang yang tidak hanya sehat badannya tetapi juga mentalnya,” tegas Bapak Mar Syahid.

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan individu. Pada tahap ini terjadi perubahan fisik, kognitif, emosional, dan sosial yang signifikan. Perubahan tersebut seringkali menimbulkan tekanan psikologis, baik yang berasal dari dalam diri maupun dari lingkungan seperti keluarga, sekolah, dan pergaulan sebaya.

Kesehatan mental menjadi aspek penting dalam membantu remaja menghadapi berbagai tantangan tersebut. Remaja yang memiliki kesehatan mental yang baik cenderung mampu mengelola emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, serta memiliki konsep diri yang positif. Sebaliknya, gangguan kesehatan mental dapat berdampak pada perilaku menyimpang, penurunan prestasi akademik, hingga risiko gangguan psikologis jangka panjang.

Dari sudut pandang psikologi perkembangan, masa remaja adalah periode pencarian identitas diri. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana kesehatan mental berperan dalam proses perkembangan tersebut.

Puncak materi disampaikan oleh Bapak Andhika Chandra Ajie Firmansyah, M.Psi., Psikolog. Sebagai seorang dosen di Fakultas Psikologi Unismar sekaligus praktisi psikolog di Biro Psikologi Katalion, beliau membedah fenomena yang sering dialami siswa SMK akibat tekanan sosial maupun media sosial.

Beliau menekankan bahwa kunci kesehatan mental remaja terletak pada bagaimana mereka memandang diri sendiri. “Penting bagi kita untuk memiliki kepedulian dan memberikan apresiasi terhadap diri sendiri, supaya tidak mudah insecure. Ketika kita menghargai diri sendiri, kita tidak akan sibuk membandingkan diri dengan standar orang lain,” jelas Pak Andhika.

Selain sebagai ajang edukasi, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan hubungan antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Muncul harapan besar agar pertemuan hari ini menjadi langkah awal bagi kerja sama yang lebih formal dan berkelanjutan antara SMKS Miftahul Ulum Muncar dan Fakultas Psikologi Unismar.

Pihak sekolah dan kampus berharap ke depannya terjalin kemitraan strategis, khususnya dalam penyediaan layanan psikologi bagi siswa, pendampingan bimbingan konseling, hingga program pengembangan minat dan bakat. Dengan adanya sinergi di bidang psikologi ini, diharapkan sekolah memiliki sistem pendukung yang kuat untuk memantau perkembangan psikologis siswa secara profesional.

Melalui kolaborasi ini, Unismar menunjukkan perannya dalam pengabdian masyarakat, sementara SMKS Miftahul Ulum Muncar membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga tangguh secara mental. (A-M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *